Sabtu, 22 Oktober 2011

MASALAH DALAM PENYUSUNAN KERTAS KERJA AUDIT DI KAP


Nama              : Nurul Fitria Septiadini
Mata Kuliah  : Lingkungan Bisnis dan   Hukum Komersial
PPA Angkatan 15/Pagi



MASALAH DALAM PENYUSUNAN KERTAS KERJA AUDIT DI KAP


Kronologis Masalah
            Suatu KAP di Jakarta telah mengadakan kontrak perikatan dengan klien yang meminta jasa audit untuk perusahaan hotelnya. Kontrak telah disepakati antara partner (orang yang mempunyai KAP) dengan klien tersebut. Tim audit diturunkan untuk mengaudit suatu hotel kenamaan di Jakarta. Tim tersebut terdiri dari 6 orang mencakup audit senior dan audit junior. Saat tim audit datang ke lapangan, klien telah menyiapkan data berupa laporan keuangan, ledger dan rekening koran yang diberikan dari bagian head accounting nya. Namun ditengah perjalanan audit, ternyata bagian auditor junior membutuhkan data tambahan lainnya yaitu terkait data listing. Akan tetapi dari bagian head accounting tersebut hanya diberitahukan untuk menggunakan ledger saja karena ternyata setelah ditelusur data listing tidak pernah dibuat oleh bagian itu. Hal ini yang mengakibatkan proses audit menjadi lama sehingga waktu untuk pembuatan kertas kerja akan semakin sempit karena telah habis untuk proses temuan data bukti audit. Jika dipertanyakan kepada bagian head accounting tersebut tidak adanya pembuatan data listing tersebut karena banyak kerjaan yang harus diselesaikan secara cepat sehingga bagi mereka ketidakadanya waktu yang longgar lah dan kesemapatan lah yang mengakibatkannya. Hal ini berarti mengindikasikan adanya keterbatasan informasi karena ketidaklengkapan data akuntansi yang dimiliki. Asumsi dalam kasus ini, tim audit tidak mengetahui akan perihal kontrak apakah terdapat pasal tentang penyampaian kelengkapan data akuntansi yang ada. Karena yang melakukan kontrak antara partner dan klien saja. Meskipun terdapat pasal mengenai perihal keleluasaan dan kelengkapan data informasi akuntansi, namun menurut sumber auditor KAP ini telah diberitahukan kepada supervisor dan hasilnya tidak ada tindak lanjut yang pasti akan hal tersebut.

Tahapan membuat solusi masalah
1.      Mendefinisikan masalah tertulis
a.       What : masalah yang sedang terjadi
Masalah penyusunan kertas kerja yang terkadang tidak sesuai audit program.
b.      When : kapan terjadinya masalah
Ketika pelaksanaan audit terjadi, penyusunan kertas kerja pun dibuat sejalan dengan proses audit.
c.       Where : di mana terjadinya
Kasus ini terjadi dalam lingkup sistem audit suatu KAP di Jakarta.
d.      Why : terkait pemicu dari lingkup organisasi
Adanya tekanan anggaran waktu dalam penyusunan kertas kerja. Tekanan anggaran waktu ini terjadi karena adanya deadline waktu sesuai perikatan audit. Di mana keterbatasan waktu tersebut dipicu karena adanya ketidaklengkapan data akuntansi dari pihak klien.
e.       Who : terkait siapa
Terkait dalam proses penyusunan kertas kerja ini adalah Auditor junior.

2.      Membangun diagram Cause Effect
a.       Akar penyebab masalah
Akar permasalahan dalam kasus ini adalah terkait dalam sistem manajemen dan pencatatan akuntansi klien yang kurang tertata rapi. Misalkan saja, pada saat auditor meminta tentang data tambahan tentang listing, namun klien hanya memperbolehkan melihat ledger saja, hal tersebut akan menghabiskan waktu yang relatif lebih lama. Karena data listing tersebut jelas tentang daftar-daftar catatan dan transaksi akuntansiny sedangkan jika ledger hanya berisikan jurnal masuk dan keluarnya saja sehingga tim auditor lah yang harus milah-milah terlebih dahulu data yang benar-benar dibutuhkan auditor tersebut. Sedangkan setelah ditelusuri data listingan tersebut tidak pernah dibuat karena menurut sumber dari mereka, ketidakadanya waktu untuk membuat data listing tersebut. Hal itu disebabkan karena menurut mereka banyak kerjaan yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

b.      Penyebab yang tidak dapat dikendalikan namun dapat diperkirakan
Dalam hal ini, penyebab yang tidak dapat dikendalikan namun dapat diperkirakan adalah kelengahan dan ketidaktelitian bagian head accounting pihak klien. Bagian ini kurang peka akan kelengkapan catatan akuntansinya yang seharusnya dipenuhi pada setiap periode akuntansinya itu.

3.      Memasukkan akar penyebab dalam diagram Cause Effect
a.       Setiap Akar Penyebab dimasukkan  dalam Diagram Sebab Akibat
Terkait poin ini dapat dilihat dalam tampilan 1.1.
b.      Sesuai dengan kategori 7 M
Akar penyebab yang sesuai dengan kategori 7M adalah mengenai poin method karena masalah ini dapat terjadi disebabkan oleh ketidaktersediaan waktu dalam mengolah bukti-bukti audit karena ketidaklengkapan data-data yang dibutuhkan oleh audit dari pihak klien sehingga berakibat audit memerlukan waktu yang lebih lama lagi.

Tampilan 1.1 Diagram Sebab Akibat
Penyebab:
Niat dan kesempatan

Antisipasi:
Peningkatan Pembinaan SDM internal


Penyebab terkendali

Penyebab terkendali

Penyebab terkendali
n

Penyebab terkendali
Penyebab tidak terkendali
Masalah penyusunan kertas kerja yang tidak sesuai audit program
           
Akar penyebab:
Sistem manajemen dan pencatatan data akuntansi klien yang kurang tertata rapi

Solusi:
Pengelolaan Sistem manajemen dan pencatatan data akuntansi klien yang lebih tertata rapi lagi


Penyebab:
Kelengahan dan ketidaktelitian bagian accounting

Antisipasi:
Adanya pengawasan dan evaluasi secara berkala akan catatan akuntansi yang harus dilengkapi sesuai pedoman standar akuntansi

 










                                                                                      
Tampilan 1.2 Ask WHY for many times
No
Bertanya “mengapa”
Jawaban
Penyebab terkendali dari perspektif Tim dan/atau Manajemen Organisasi
1.
Mengapa terdapat bagian dalam penyusunan kertas kerja yang tidak sesuai audit program?
Sebab tekanan anggaran waktu dalam audit yang mendesak
Ya
2.
Mengapa tekanan anggaran waktu dalam audit mendesak?
Sebab kehabisan waktu saat penyusunan kertas kerja audit
Ya
3.
Mengapa kehabisan waktu saat penyusunan kertas kerja audit
Sebab sistem manajemen waktu kurang berjalan efektif dan efisien
Ya
4.
Mengapa sistem manajemen waktu kurang berjalan efektif dan efisien?
Sebab lamanya waktu yang dibutuhkan dalam memproses data tambahan  audit
Ya
5.
Mengapa waktu yang dibutuhkan dalam memproses data tambahan audit lama?
Sebab ketidaklengkapan data akuntansi yang dibutuhkan
Ya
6.
Mengapa data akuntansi yang dibutuhkan tidak lengkap?
Sebab sistem manajemen dan pencatatan akuntansi klien yang kurang tertata rapi
Ya



4.      Mengidentifikasi tindakan / solusi yang efektif
a.       Memberi saran pada klien untuk menerapkan adanya pola sistem manajemen dan pencatatan akuntansi yang terkoordinasi lebih tertata rapi lagi.
b.      Member saran pada klien tentang adanya sistem pengawasan yang lebih disiplin lagi akan bagian keuangan khususnya akuntasinya.
b. Peningkatan kemampuan individual dari pihak klien dalam hal pengefektifan dan pengefisienan dengan adanya keterbatasan waktu yang ada.
c. Lebih memperjelas hal-hal apa saja yang tercantum dalam perikatan penugasan audit sehingga nantinya dapat mempermudah pelaksanaan audit.
d. Memberikan ketegasan pada klien bahwa data audit yang diperlukan bila dipenuhi secara akurat akan mempengaruhi tingkat waktu penyampaian hasil auditnya dan kualitas auditnya.
e. Pembinaan SDM internal.

0 comments:

Posting Komentar