Kamis, 05 Januari 2012

PERBEDAAN ANTARA BITMAP DAN VEKTOR

Download disini
TUGAS DESAIN GRAFIS I
PERBEDAAN ANTARA BITMAP DAN VEKTOR



Oleh :
Nama   : Maria Ulfah
NIM    : 10.240.0299
Kelas   : 1M71-TKJ




SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA KOMPUTER (STMIK) WIDYA PRATAMA PEKALONGAN
TAHUN 2010

Soal :
Tuliskan perbedaan antara BITMAP dan VEKTOR !
Jawab :

Vektor adalah sekumpulan objek dalam garis atau bentuk tertentu yang dapat didefinisikan secara matematis, diisi warna, dan memiliki resolusi bebas. Karena itu, vektor bisa diperbesar dalam ukuran berapa pun tanpa kehilangan resolusinya.
Bitmap adalah kumpulan  bit  yang membentuk  sebuah gambar. Gambar  tersebut memiliki  kandungan  satuan-satuan  titik  (atau  pixels)  yang  memiliki  warnanya  masing-masing  (disebut dengan bits, unit terkecil dari informasi pada komputer).

Perbedaan Antara Vektor dan Bitmap


NO
BITMAP
VEKTOR
1.
Tampilan bitmap atau tampilan raster, menggunakan titik-titik berwarna yang dikenal dengan sebutan pixel. Pixel-pixel tersebut ditempatkan  pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri, yang secara keseluruhan akan membentuk sebuah tampilan gambar. Tampilan bitmap ini biasa digunakan untuk sebuah foto.  Itu kemudian kenapa kualitas sebuah foto ditentukan oleh seberapa banyak pixel-pixel pembentuknya.
Tampilan vector sebaliknya terbentuk dari garis dan  kurva yang terbentuk dari sambungan
titik-titik matematis yang disebut sebagai vector. Vector menampilkan sebuah gambar
berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar itu.
2
Nama untuk file berbasis gambar bitmap biasanya terdiri dari ekstensi misalnya *. PSD, *. JPG, * GIF, *. TIF, atau *. BMP.
Nama untuk file berbasis gambar vektor biasanya terdiri dari ekstensi misalnya *. EPS, *. AI, CDR *, atau *. DWG.
3
Gambar yang menggunakan data bitmap akan menghasilkan bobot  file yang besar
Gambar  vektor  biasanya memiliki  bobot  file  yang  cukup  kecil  karena  hanya  berisi  data mengenai  bezier curves  yang membentuk  sebuah gambar
4
lebih cocok untuk gambar foto-realistis yang memerlukan variasi warna yang kompleks. Mereka adalah, bagaimanapun, tidak mudah terukur karena masing-masing berbasis gambar bitmap adalah dipetakan ke grid non-fleksibel. Jika berbasis gambar bitmap itu harus diperbesar, hal itu akan kehilangan ketajaman. Semua pinggiran dalam gambar akan muncul menjadi bergerigi .
lebih cocok untuk ilustrasi yang memerlukan pengukuran yang tepat. Mereka juga mudah terukur karena sifat matematika mereka,. Namun berdasarkan format file-vektor memiliki kekurangan juga. Hal ini tidak baik untuk menampilkan foto-foto tersebut realistis sebagai foto karena gambar jenis ini umumnya tidak mengandung-didefinisikan dengan baik dan bentuk kurva.
5
Kelemahan bitmap adalah setiap tampilan amat tergantung pada resolusi gambar yang artinya setiap gambar mempunyai jumlah pixel yang pasti. Akibatnya gambar bisa kehilangan detil dan juga terlihat  “kotak-kotak” (jagged) bila ukurannya diubah atau bila gambar di cetak menggunakan resolusi yang lebih kecil daripada nilai resolusinya.

Kelemahan Kurang realistik ataupun kurang memenuhi ciri-ciri objek sebenarnya.
Semakin kompleks imej yang dilukis semakin besar size filenya dan semakin lambat untuk ditampilkan di layar.




6
Perbesaran dimensi gambar merupakan salah satu kekurangan jenis gambar bitmap ini. Begitu sebuah gambar diperbesar terlalu banyak, akan terlihat tidak natural dan pecah. Begitu juga dengan memperkecil sebuah gambar, akan memberikan dampak buruk seperti berkurangnya ketajaman gambar tersebut.
Dimensi gambar vektor biasanya dapat diubah tanpa mengurangi kualitas gambarnya sendiri. Hal ini yang menjadikannya ideal dalam pembuatan logo perusahaan, peta/denah, atau objek-objek lain yang seringkali membutuhkan perubahan skala/dimensi






REFERENSI


0 comments:

Posting Komentar