Rabu, 09 November 2011

Mengatasi jenis jenis virus komputer


Mengatasi jenis jenis virus komputer





Oleh :
1.    Eka  Rahmada  Fitri (G1A005034)
2.    Etiza Miliantika (G1A005005)
3.    Rico Satriawan (G1A005010)
4.    Tiara Savitri (G1A005016)






PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
PROGRAM TEKNIK
UNIVERSITAS BENGKULU
2007

JENIS-JENIS VIRUS KOMPUTER DAN CARA PENANGANANNYA


*      Virus
Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program   lainnya, yaitu virus   dibuat   untuk  menulari  program-program  lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program  yang telah terinfeksi dieksekusi.
Suatu program yang disebut virus apabila minimal memiliki 5 kriteria sebagai berikut :
   1.      Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
   2.      Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
   3.      Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
   4.      Kemampuannya melakukan manipulasi
   5.      Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.

*      Anti virus
Antivirus adalah sebuah sejenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

*      Bagaimana PC Kita Dapat Terkena Virus ?
PC Kita dapat terinfeksi virus pada saat :
§  Kita menyalin ataupun mendownload sebuah file yang terinfeksi virus ke dalam PC kita maupun melalui floppy disk yang sering dipinjam-pinjamkankan.
§  Kita menerima email dari internet yang terdapat attachment didalamnya yang terinfeksi virus, karena dengan meningkatnya pemakai internet, maka trend penyebaran virus adalah melalui attachment email.
§  Kita membuka file/aplikasi, file/aplikasi tersebut error, dimana selain error file/aplikasi tersebut tidak jalan dan tidak dapat dibuka.
§  PC kita pada saat hendak dihidupkan dengan tiba-tiba men-shut down dengan sendirinya
§  Kita banyak mendapat file-file yang tidak kita kenal 
§  Jaringan LAN ataupun jaringan WAN di kantor kita tiba-tiba menjadi lambat sehingga memakan waktu yang cukup lama.
§  Ada beberapa file di dalam PC kita yang hilang dan hard disk mendadak menjadi penuh serta performansinya menjadi lambat (memorinya)
§  Deteksi dan tentukan darimana asal dan lokasi virus tersebut. Misalnya disket, email dan sebagainya.
bullets-darkblue copy.gif Jika virus datang dari disket (external device), sebaiknya disket yang terinfeksi tidak lagi digunakan.
bullets-darkblue copy.gif Jika berasal dari email cobalah untuk membuat rule dengan memblok mail yang memiliki subject. 


*      Jenis Virus Komputer dan Penanganannya
Saat ini banyak jenis variasi virus computer  yang beredar, diantaranya adalah :
*     Virus Piglet
Sebuah virus yang dikenali sebagai Worm:VBWorm. NOI atau juga Piglet ditemukan beredar. Ciri utamanya, terdapat file bernama “AVG 2007″ di setiap Drive termasuk di Flash Disk. Ciri lain virus ini, terdapat file bernama “W32.Piglet II.jpg” di Flash Disk.
Virus ini akan memblokir beberapa fungsi Windows serta beberapa tools security. Ia juga akan menghilangkan beberapa opsi yang terdapat pada Folder Option. Virus ini menyebar via Flash Disk untuk mempercepat proses penyebarannya.
Cara Mengatasi Virus Piglet adalah sebagai berikut :
1.       Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
2.      Matikan fitur Autorun pada Drive Anda. Hal ini dilakukan agar virus ini tidak aktif ketika user mengakses ke setiap Drive atau Flash Disk.
3.      Matikan proses virus yang aktif di memori. Untuk mematikan proses virus tersebut Anda dapat menggunakan tools pengganti Task Manager seperti Currprocess, kemudian matikan proses dengan nama Notepad.scr dengan icon antivirus AVG.
4.      Hapus string registry yang sudah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah proses Repair registry dengan menyalin script berikut pada program notepad kemdian simpan dengan nama Repair.inf, jalankan file tersebut dengan cara:
- Klik kanan Repair.inf
- Klik Install
5.      Hapus file induk yang sudah dibuat oleh virus dengan terlebih dahulu menampilkan file yang disembunyikan. Kemudian hapus file berikut:
6.      C:\msvbvm60.dll [Disetiap Drive/Flash Disk]
C:\Desktop.ini [Disetiap Drive/Flash Disk]
C:\AVG_update_2007.exe [Disetiap Drive]
C:\AVG 2007.exe [Disetiap Drive/Flash Disk]
C:\Autorun.inf [Disetiap Drive/Flash Disk]
C:\update [Disetiap Drive/Flash Disk
Folder.htt
C:\Windows\msvbvm60.dll
C:\windows\Resources\system.scr
C:\windows\system32
notepad.scr
proposal.scr
7.      Tampilkan folder C:\Windows yang disembunyikan oleh virus dengan cara:
- Klik [Start]
- Klik [Run]
- Pada dialog box Run, ketik CMD atau Command kemudian klik tombol “OK”
- Setelah muncul layar “Command Prompt” pastikan kursor berada di root C:\ kemudian ketik perintah berikut: ATTRIB -s -h C:\Windows kemudian tekan “enter”

*     Virus WORM
Suatu program yang didesain menyerupai virus dan mampu menduplikasi diri sendiri dari satu PC ke PC yang lain, dimana worm tersebut sedemikian automatisnya sehingga mampu mengambil alih kontrol pada feature2 yang ada didalam PC dengan cara bergerak dalam file atau informasi. Sekali terdapat worm di didalam sistem kita, dia akan menjelajah sendiri. Bahaya terbesarnya adalah kemampuannya untuk menduplikasikan diri dalam volume yang besar. Sebagai contoh worm dapat mengirimkan copy dari diri sendiri kepada masing-masing orang yang terdapat dalam email address book kita, dan PC mereka akan melakukan hal yang sama. Penyebab dari itu semua berujung pada traffic network yang berat yang mengakibatkan network bisnis dan internet menurun secara keseluruhan
Worm umumnya berbentuk file executable (berekstensi .EXE datau .SCR), yang terlampir (attach) pada email. Namun demikian, ada beberapa jenis worm yang berbentuk script yang ditulis dalam bahasa Visual Basic (VBScript). Sasaran serangan worm jenis ini terutama adalah perangkat lunak e-mail Microsoft Outlook Express.

*      Virus  Trojan
Trojan Horse atau lebih dikenal dengan “Trojan” dalam sistem komputer adalah bagian dari infeksi digital yang kehadirannya tidak diharapkan oleh pemilik komputer. Trojan berbentuk program kecil yang terdiri dari fungsi-fungsi yang tidak diketahui tujuannya, tetapi secara garis besar mempunyai sifat merusak. Trojan masuk ke suatu komputer melalui jaringan dengan cara disisipkan pada saat berinternet seperti chatting, browsing atau men-down load program tertentu.
Trojan tidak membawa pengaruh secara langsung seperti halnya virus komputer, tetapi potensi bahayanya dapat jauh lebih besar dari virus komputer. Trojan dapat diaktifkan dan dikendalikan secara jarak jauh atau menggunakan timer. Pengendalian jarak jauh seperti halnya Remote Administration Tools, yaitu versi server akan dikendalikan oleh penyerang lewat versi client-nya. Banyak hal yang dapat dilakukan oleh penyerang terhadap komputer yang telah dikendalikan, yaitu dari hal yang ringan sampai dengan hal yang berbahaya yaitu memberlakukan hardisk seperti miliknya sendiri termasuk memformatnya.
Trojan bekerja dengan cara membuka pintu belakang berupa port pada nomor tertentu. Jika terdapat port dengan nomor tidak umum dan terbuka, maka hal ini mengindikasikan adanya kegiatan aktif trojan.

*     Virus Blaster
Sebuah kode/program kecil yang membuat windows tersebut menjadi musuh dari windows yang lain. Blaster biasanya menyerang port 135 RPC (remote procedure call) salah satu komponen pada windows selain menyerang port 135 RPC, Blaster merupakan worm virus yang menyerang langsung pengguna PC (user). Penyebaran Blaster melalui pencarian port 135 RPC.
Cara mengatasi Virus Blaster :
bullets-darkblue copy.gif Memfungsikan Firewall
bullets-darkblue copy.gif Menginstal (required update) dari security updates microsoft yang direlease dengan kode update 823980
bullets-darkblue copy.gif Mengecek dan membuang nachi.

*     Virus Sasser
Secara definisi sama dengan blaster dan nachi hanya beda cara menyerangnya dimana sasser menyerang LSASS (Local Security Authority Subsystem Service) yaitu lisensi windows atau protokol lisensi window. Penyebarannya melalui TCP Port 445 (netbios) yang ada di PC, dimana bila ada kelemahan pada TCP port 445 tersebut akan diserang, sama halnya dengan Blaster dan Nachi, Sasser juga merupakan worm virus yang menyerang langsung pengguna PC (user).
Cara mengatasinya :
bullets-darkblue copy.gif Memfungsikan Firewall
bullets-darkblue copy.gif Menginstal (required update) dari Microsoft Security Bulletin MS04  011
bullets-darkblue copy.gif Secara otomatis mengecek dan membuang sasser

*     Virus Mydoom
Virus yang menyerang ke luar PC user/ke arah jaringan dapat juga menyerang ke site2 internet sebagai contoh IBM SCO Unix, dengan cara mengirimi paket WWW, Penyebarannya melalui Email dan yang diserang adalah mail serve
Cara mengatasinya :
bullets-darkblue copy.gif Menginstall dan memfungsikan Firewall
bullets-darkblue copy.gif Mengecek dan membuang mydoom

*     Virus FunLove
FunLove merupakan virus yang gampang terdeteksi dimana virus ini terdeteksi oleh hampir semua antivirus yang ada, tapi walau sudah dibasmi, virus akan selalu muncul kembali. Point pentingnya  anda harus  membunuh otak penyebarannya yaitu file FLCSS.EXE yang berada pada  system windows anda (c:\windows\system)
Anda sebaiknya masuk ke safe mode windows untuk men-delete file tesebut dengan cara FIND atau SEARCH di folder Windows. Setelah itu anda bisa men-download file yang digunakan untuk membasmi virus tersebut. Jika anda menggunakan file system NTFS, sebelum menjalankan program pembersih ini, anda harus menjalankan NTFS DOS. Jika tidak, program pembersih tidak dapat memperbaiki file-file dalam partisi NTFS.
Antivirus FunLove:
Program pembersih ini hanya dapat memperbaiki file-file yang terinfeksi oleh virus W32.FunLove.4099 tapi tidak dapat membersihkan yang terinfeksi virus W32.FunLove.int. File-file tersebut tidak dapat diperbaiki dan harus dihapus.

*     Pendekar Blank1
Pendekar Blank1 membuat beberapa engine tambahan yang sizenya sama 34KB dan attribute-nya hidden, spt AUT0EXEC.BAT, msvbvm60.dll yg letaknya di C:, virus ini juga menyembunyikan folder system32 dan dllcache serta membuat file dgn extension .exe dengan nama yg sama spt folder tersebut. Di folder system32 juga terdapat engine M5VBVM60.EXE dan rund1132.exe dengan size yg sama (34KB). Hapus file Regedit32.com dan Shell32.com yang ada di C:\WINDOWS\system32\dllcache. Buat proses2 yang jalan spt ditulis itu ada di folder:\WINDOWS\system32\ dllchache dengan attribute hidden. Untuk menghapus file2 tersebut secara paksa gunakan command del /F target melalui command prompt.  

*     Virus makro
Ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman makro yang disederhanakan, dan menginfeksi aplikasi Microsoft Office, seperti Word dan Excel, dan saat ini diperkirakan 75 persen dari jenis virus ini telah tersebar di dunia. Sebuah dokumen yang terinfeksi oleh virus makro secara umum akan memodifikasi perintah yang telah ada dan banyak digunakan (seperti perintah "Save") untuk memicu penyebaran dirinya saat perintah tersebut dijalankan.

*     Virus KSpoold
Walau secara pemrograman virus KSpoold termasuk sederhana, namun inovasi yang efektif dan efisien yang dilakukan oleh pembuatnya, seakan membawa pakem baru dalam dunia pervirusan di Indonesia.
Namun efek yang ditugaskan oleh pembuatnya, mengubah file .DOC dan .XLS menjadi .EXE serta merusak file database .MDF, .LDF dan .DBF, cukup mengkhawatirkan dan merepotkan pengguna yang dokumennya menjadi korban.
Dibuat oleh programmer Indonesia dengan menggunakan Delphi, inilah virus lokal pertama yang ditemukan mampu menggunakan teknik services dan injeksi kode secara efektif dan efisien. Selain itu, tidak seperti virus lokal kebanyakan, virus KSpoold sama sekali tidak tertarik untuk mengutak-ngatik registry. Walau begitu, teknik baru yang dipakai virus ini terbukti efektif melindungi dirinya sendiri dan menyebar dengan luas.
Sayangnya, KSpoold mengemban tugas “jahat” yakni mencari file .DOC dan .XLS di setiap drive removable disk (seperti USB Flash Disk) untuk disusupkan program utama virus ini pada setiap file .DOC dan .XLS yang ditemukan. Setelah disusupi, ekstensi file dokumen .DOC dan .XLS tadi akan berubah menjadi .EXE dan tidak lupa virus akan menyesuaikan icon file dengan jenis dokumen yang diinfeksinya. Selain itu, entah untuk maksud apa, virus ini dapat merusak file database yang berekstensi .MDF, .LDF dan .DBF.
Antivirus sebaiknya mampu melumpuhkan terlebih dulu services virus ini di memory dan mencabut injeksinya pada process yang menjadi target virus ini. Tanpa melakukan hal ini, maka akan sulit mengatasi virus ini secara tuntas, karena akan kembali menginfeksi dokumen Anda. Setelah itu, barulah proses pencarian dan perbaikan file dilakukan. Faktanya, belum ada satupun antivirus yang dibuat khusus untuk virus ini yang mampu melakukannya secara tuntas, terutama mencabut injeksi kodenya.
Walau KSpoold menggunakan teknik services dan injeksi kode, dengan algoritma khusus yang dikembangkan oleh ahli antivirus di PC Media, [new link] PCMAV SE for KSpoold mampu melumpuhkan lima varian dari virus ini secara sempurna, baik di memory, process, maupun di file. Selain itu, file DOC dan XLS yang terinfeksi juga mampu dipulihkan seperti sedia kala, tanpa cacat sedikitpun. Anda pun bisa tenang karena dokumen DOC dan XLS penting milik Anda tetap terselamatkan secara aman.
Namun jangan lupa untuk *selalu* meng-non-aktifkan terlebih dulu System Restore di Windows Anda sebelum menjalankan PCMAV SE for KSpoold. Selain itu, berlatihlah untuk selalu disiplin dalam mem-backup data penting Anda. Bukankah penyesalan akibat

*     Virus multipartite:
Menginfeksi baik file dan boot-sector--sebuah penjahat berkedok yang dapat menginfeksikan sistem kita terus menerus sebelum ditangkap oleh scanner antivirus.

*     Virus polymorphic:
Akan mengubah kode dirinya saat dilewatkan pada mesin yang berbeda; secara teoritis virus jenis ini lebih susah untuk dapat dideteksi oleh scanner antivirus, tetapi dalam kenyataannya virus jenis ini tidak ditulis dengan baik, sehingga mudah untuk diketahui keberadaannya.

*     Virus boot-sector:
Memasukkan dirinya ke dalam boot-sector--sebuah area pada hard drive (atau jenis disk lainnya) yang akan diakses pertama kali saat PC dinyalakan. Virus jenis ini dapat menghalangi PC Kita untuk melakukan booting dari hard disk.

*     Virus file:
Menginfeksi aplikasi. Virus ini melakukan eksekusi untuk menyebarkan dirinya pada aplikasi dan dokumen yang terkait dengannya saat file yang terinfeksi dibuka atau dijalankan.

*     Virus stealth:
Menyembunyikan dirinya dengan membuat file yang terinfeksi tampak tidak terinfeksi, tetapi virus jenis ini jarang mampu menghadapi scanner antivirus terbaru.